(Bisnis Komunikasi Jaringan), "Solusi Kerjasama!"

Ketika Tempat Duduk Gerbang





Relung rongga seakan menyekat

Kerongkongan syaraf leher

Menarik ubun-ubun

Menuju hembusan hujan

Namun kumenahan, kuselimuti, kuterpaku dalam kediaman


Ketika menyaksikan……..

Berpaling atas jalan yang kuhendaki

Ternyata laju terbelok

Ternyata laju terlegok

Tidak dilagukan sebelumnya


Mungkinkah…..

Ini sebuah permainan kotak

Sebab terlihat sebuah kepincangan

Atas hasil ….


Berwadahkan ayam berkokok yang diktator ambil

Beberapa melakukan pelanggaran “tersenyum-senyum”

Seperti orang gila….

Beberapa bagaikan ubi pahit tak berbobot materi

Beberapa mereka tanpa proses

Sedang daku……..

Tersenyum muka sedikit saja

Dilempar ……… 

Dihampar……


Sungguh terik panas tercecer

Menjadi saksi sebuah motivasi 

Jamuan materi……

Menjadi kesiapan

Untuk menjadi  pemimpin berjas hijau

Bagi penyambutan boneka baru

Di Universitas


Namun……….

Semua seakan menjadi angin belaka 

Tidak dilihatnya…….

Kesalahan apa ?

Hanya saja tak setimpal

Sungguh peradaban macam apa?


Politik kura-kura label

Mengambil yang sebaju walau tak berisi

Membuang yang beda baju walau bersinar

Peradaban macam apa?


Mengerok rongga nafas

Terseset……

Menumpuk gundukan air

Menetes…….

Ketika hati teriris

Akan ejekan ayam-ayam  korengan  berkokok

Aku hanya menjadi mayat saja


Seakan pupus dua misi

Arah mata angin…….

Gagasan aktualisasi diri 

Peniupan ideologi

Sebagai pembangunan jiwa putih


Disuguhkan bagi boneka baru

Di universitas….

Seakan pupus dua misi

Ketika bangku ditangan mencetak gerbang


Walau segelintir jiwa 

Memberikan pengobatan

Secara herbal dukungan maupun kelembutan

Memang seakan sehat

Tapi sakit masih disini……

Ketika polesan silet dari mulut ayam berkokok 

Muncul di muka…


Bola kepala berputar-putar

Nyut……. Nyut…… Nyut ….

Bersuara…. 

Metode seperti apa agar tepat ?

Supaya dua misi dapat terkeruk

Meski tempat duduk gerbang

Atau jam dan dunia lain mampu mempertemukan telapak tanganku dengan dua misi 


Mencoba menyalep hati tercabik

Tuhan….

Hamba yakin hadiahmu lebih indah

Menanti, menunggu, berharap

Disini…..

Engkau lebih tahu



Tulungagung, 9 September 2016

(Merupakan isi dari terbitan karya buku solo pertama Saya antologi puisi, berjudul "AKU ADALAH BUNGA KAKTUS"



KERJASAMA BISNIS, Mulai Klik Hubungi Kami via Whatshap 
0895367203860 
Owner, Founder, CEO
= 085704703039 
Customer Service

DUKUNG SITUS INI YA PEMIRSA, SUPAYA KAMI SEMANGAT UPLOAD CONTENT DAN BERBAGI ILMU SERTA MANFAAT.

DONASI DAPAT MELALUI BERIKUT INI =


0481723808

EKA APRILIA.... BCA


0895367203860

EKA APRILIA, OVO





0 Response to "Ketika Tempat Duduk Gerbang"

Post a Comment

Iklan Dalam Artikel

Iklan Adnow

Iklan Tengah Artikel 2

Adnow