Penulisannya Menarik Unik SEO, Harga Sesuai Kualitas-nya Bro

TASAWUF MUHAMMADIYAH




TASAWUF MUHAMMADIYAH
Karya: Eka. Aprilia (Ratu Eka Bkj)


Menurut Buya Hamka mengenai Tasawuf Modern menjadi ciri Muhammadiyah. Nilai-nilai tasawuf harus diaplikasikan pada moral kemanusiaan. Berbuat amal makruf nahi munkar. Bukan hanya tasawuf yang memfokuskan individual kepada Tuhan. Semestinya ajaran Islam diterapkan secara nyata, sebagai perilaku yang selalu berbuat baik pada sesama.


Menurut Buya Hamka dalam menerapkan Tasawuf Modern. Zuhud bukan diartikan sebagai meninggalkan dunia. Tetapi, dimaknai untuk tetap berada dalam masyarakat, namun meninggalkan perilaku buruk yang beredar di dunia maupun lingkungan sekitar.

Muhamadiyah dalam pandangan DR. Amir Abdullah mengatakan menolak tasawuf yang mengandung bid'ah. Dimana spiritualisme seringkalai ekstrim, menuju kasyf, wadat al wujud, dan lain sebagainya. Hal itu dinilai sebagai egosentris, memenuhi nafsu dalam melakukan hubungan dengan Alloh. Padahal, Tuhan dan manusia memiliki perbedaan.  
   
Salah satu pengamatan Nakamura pada Ketua Muhamadiyah Cabang Kotagede, akhir tahun 1971 bernama Facruddin dalam pidatonya. Dapat saya simpulkan bahwa beliau mengungkapkan. Menjalankan ibadah ritual sebanyak apapun seperti dzikir, sholat, puasa tetapi jika masih kikir, dengki, fitnah ataupun membiarkan orang lain kelaparan, kesusahan, dan berbuat buruk dengan sesama manusia maka amal nya sia-sia.

Pengamatan Nakamura selanjutnya bukan hanya itu, pun pada beberapa pengikut Muhamadiyah lainnya. Dapat saya simpulkan bahwa, beritual ibadah ataupun dzikir itu sangat perlu. Namun, dzikir harus dijadikan sebagai sarana mengingat Alloh dan mengingatkan kita pada perintah-NYA. Sehingga, berimplikasi pada amal makruf nahi munkarTerakhir, organisasi ini juga menyatakan dirinnya bertasawuf tanpa tarekat.

REFERENSI
Khozin. 2013. Sufi Tanpa Tarekat. Malang: Madani
Nur, Abdurrahin.Pergumulan Tokoh Muhamadiyah Menuju Sufi. Surabaya: Hikmah Prees

0 Response to " TASAWUF MUHAMMADIYAH"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel, Adnow

loading...

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Adnow

loading...