(Bisnis Komunikasi Jaringan), "Solusi Kerjasama!"

Stopzzz !!!!!!! Ganti Nih Baru !!!!





Oleh_@Eka Aprilia
(Ratu Eka Bkj)


            Ketika anda melihat saya, mungkin akan mempersepsikan bahwa saya orang yang memiliki libido rendah, sulit jatuh cinta, atau bahkan menganggap tak dapat jatuh cinta seperti pendapat beberapa teman saya. Sebenarnya tidak. Hanya saja, saya memiliki metode. Terbiasa manage suatu permasalahan.


            Seoarang perempuan dingin, sangat ambisius ini pun manusia biasa memiliki nafsu. Keahlian dalam menyalurkan secara tepat, membuat itu tidak menjadi kekonyolan yang biasa beredar. Mungkin anda bertanya-tanya. Apakah malah berfikir, saya melakukan pergaulan bebas secara diam-diam, tidak ketahuan. Hah, anda Salah Besar. Itu bukan EKA.

            Ya, lampu-lampu otak anda pasti semakin heran. Tak usah berbelit. Segera anda mengetahui rahasianya. Tingkat libido seseorang yang tinggi tidak bisa diatasi dengan cara penekanan begitu saja. Mengapa?

            Benar, seseorang sering menekan hasrat seksualnya. Tentu akan mengalami ketidak tahanan di belakang. Kata lain, tertumpuk. Suatu saat akan muncul lebih besar. Lalu bagaimana?

            Zina atapun maksiat, tidak mungkin kan kita lakukan. Yapz, itu perbuatan dosa besar menurut agama Islam. Eitz bahkan menurut agama lainnya pun begitu. Selain itu, berganti-ganti pasangan akan mengakibatkan terkena HIV. Hih menyeramkan!

            Menikah, memang anda akan dengan mudah mengambil keputusan begitu saja. Emangnya sudah siap. Mau modal apa? Cinta! Basi, pernikahan tidak hanya butuh cinta, atau sex yang kalian ingin salurkan. Menjalin rumah tangga butuh ilmu, kesepahaman, dan pekerjaan mapan untuk perputaran hidup bersama. Bahkan, sebenarnya kita punya tugas menyisihkan harta demi berjuang di jalan Alloh. Berbagi pada fakir miskin dan anak yatim. Lalu, mau buru-buru nikah ? Selain itu, bagi kalian yang memiliki mimpi besar. Cita-cita. Masak anda merelakan harapan hanya demi percintaan gak jelas. Bukan hanya itu, bagi penerus bangsa. Jika pemudanya masih cabe rawit pada kawin, gimana nasib umat Islam dan Indonesia. Kapan majunya ? Pendidikan, perjuangan aja gak dipikir. Cuma mikirin cinta melulu.

            Hah, sekarang masih mau milih tiga cara gak menyelesaikan masalah blas itu….? Nih, Eka punya solusi. Libido muncul tidak hanya akibat kehadiran seseorang, menggiurkan. Tetapi emosi kalian pula berperan. Perasaan anda terlalu mendominasi, sehingga tidak bisa mengontrol. Maka kembalikan pada kognitif, dan kembali berfikir lebih logis. Jangan hanya terbayang-bayang fantasi.

            Selain itu, kegairahan akan terus mengendap. Tidak terselesaikan. Bila anda membiarkan tubuhmu diselimuti kenikmatan imajinasi, tidak sesuai tadi. Maka, bagaimana anda menghentikan endapan ? Eitz mikirnya jangan jorok. Masak kamu mikir onani ? Gak kan. Nih Sastrawan kasih cara. Kemunculan nafsu, alihkan dan ekspresikan pada hal lain !!!! Sebagai proses penyaluran dan pemindahan nafsu. Seni. Ya, berseni merupakan keindahan luar biasa. Membuat seseorang bisa mabuk kepayang. Sadarilah ! Berseni lebih seksi dan memuaskan dari pada terpacu hasrat-hasrat tak jelas anda. Memulai dengan menuliskan isi hati, dan perasaan anda dalam bentuk kalimat indah. Kemudian hayati dalam-dalam. Rasakan nafsu anda benar tersalurkan. Baca karya seni anda dengan kenikmatan dasyat. Jangan lupa ekspresikan saat membaca. Gunakan intonasi.

            Selanjutnya, alihkan diri pada hal-hal kesukaan anda tapi positif. Misalnnya menjalankan hoby berdiskusi. Sibukkan diri dengan kegiatan padat, bermanfaat.

            Terakhir, jangan sekali-kali anda mengendapkan perasaan, bahkan hingga ternikmati perasaan tanpa berfikir menggunakan akal sehat. Pikiran adalah malaikat terhebat, dan teridealis. Jangan andalkan perasaan.

DUKUNG SITUS INI YA PEMIRSA, SUPAYA KAMI SEMANGAT UPLOAD CONTENT DAN BERBAGI ILMU SERTA MANFAAT.

DONASI DAPAT MELALUI BERIKUT INI =

0177-01-042715-50-9

EKA APRILIA.... BRI...

0895367203860

EKA APRILIA, OVO

0 Response to "Stopzzz !!!!!!! Ganti Nih Baru !!!!"

Post a Comment

Iklan Dalam Artikel

Iklan Adnow

Iklan Tengah Artikel 2

Adnow